Tren Kantor Virtual Di Indonesia

Saat ini, dapat kita lihat semakin banyaknya perusahaan-perusahaan start up didirikan. Hal ini tidak terlepas dari peran serta anak-anak muda dari negara kreatif serta pertumbuhan yang cepat dalam industri digital (Baca: Cara Membuka Perusahaan E-Commerce di Indonesia). Kabar baiknya adalah Indonesia memiliki jumlah start up tertinggi dengan jumlah (sekitar 2.000 perusahaan) jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap perkembangan industri digital, begitu pula dengan trend kantor.

Jumlah start up diperkirakan akan meningkat hingga enam kali lipat pada tahun 2020. Fakta tersebut menunjukan bagaimana perekonomian Indonesia yang memperkuat dan ketersediaan teknologi yang mendukung industri digital di negara tersebut. Teknologi memungkinkan seseorang untuk bekerja dari jauh, kapan saja dan dimana saja tanpa harus terlalu sering meninggalkan rumah.

 

Keberadaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga mengikuti trend kantor baru di Indonesia: Penggunaan Kantor Virtual.

 

Baca: Pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai ruang kantor

Mengapa kantor virtual?

Dalam situasi seperti saat ini harga gedung perkantoran terus saja melonjak. Tidak hanya itu. pemilik bisnis juga harus berpikir mengenai pembayaran tagihan listrik, pemeliharaan dan lain-lain. Kantor virtual hadir sebagai solusi yang efisien. Dengan menyewa kantor virtual, mereka dapat menghemat sebagian anggaran serta meningkatkan efisiensi.

Konsep kantor virtual dipahami secara berbeda bagi sebagian orang. Beberapa menganggap bahwa virtual office adalah sebuah konsep perkantoran yang dilakukan dirumah yang sudah dilengkapi dengan berbagai teknologi seperti VoIP dan Video Chat (Baca: Cara Mendapatkan kantor virtual di Jakarta). Sementara yang lain beranggapan bahwa kantor virtual hanyalah sebuah bisnis yang berfokus pada penyewaan alamat kantor.

Kantor virtual biasanya juga menawarkan beberapa infrastruktur kantor seperti kantor konvensional (misalnya ruang pertemuan dengan komputer, printer, video conference dan lain-lain). Pemilik bisnis juga dapat miliki kartu nama dengan alamat kantor virtual yang mereka sewa. Sebagian besar kantor virtual berada di gedung bergengsi di bidang bisnis yang dapat meningkatkan prestise di kalangan pemilik usaha.

Baca: Membandingkan Kantor Virtual dan Konvensional Office

 

Sejarah Mengenai Kantor Virtual

Secara historis, pembangunan sewa kantor mulai dilakukan sejak tahun 1995-1996, saat Indonesia sedang menikmati pertumbuhan investasi yang menyebabkan peningkatan permintaan gedung perkantoran baik itu dari perusahaan nasional maupun perusahaan multinasional. Tahap pertama pembangunan kantor virtual memuncak pada tahun 1999. Saat itu ada hampir 8.000 meter persegi sebagai ruang tambahan baru di pasar CBD. Meskipun begitu, usaha ini pun tidak lepas dari berbagai tantangan akibat krisis ekonomi dan politik hingga tahun 2005.

Kantor virtual masa kini

Semakin banyak pengembang yang fokus pada pengembangan kantor virtual, maka semakin banyak perusahaan yang mendapatkan banyak keuntungan dari penyewaan kantor virtual karena mereka dapat meningkatkan efisiensi dalam bisnis. Mereka hanya membayar sewa biaya untuk jam tertentu saat mereka melakukan pertemuan bisnis dengan klien.

Ditambah lagi, ada kabar baik bagi pengguna kantor virtual. Peraturan mengenai administrasi di Jakarta telah direvisi dan mengizinkan sebuah perusahaan menggunakan alamat bisnis mereka. Validitas maksimum alamat kantor virtual dalam satu tahun dan dapat diperpanjang. Hal yang sama juga berlaku untuk izin usaha.

Kebijakan baru ini merupakan sebuah kabar baik bagi perusahaan dengan anggaran terbatas untuk menyewa gedung kantor permanen. Sementara itu, Ekonomi Kreatif Indonesia (Dibawah naungan Departemen Perdagangan) mendukung keberadaan kantor virtual. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 50.000 perusahaan yang menggunakan kantor virtual.

Jika Anda membutuhkan info lebih lanjut mengenai bagaimana mendapatkan kantor virtual di Jakarta, Anda dapat menghubungi kami atau meninggalkan pesan di kolom komentar di bawah ini.

Referensi:

https://m.tempo.co/read/news/2016/01/28/090740218/kemendag-virtual-office-hanya-dilarang-urus-izin-resmi

http://virtualofficeinjakarta.com/2016/05/04/new-regulation-of-virtual-office-in-jakarta/

https://www.pcplus.co.id/2016/10/berita-teknologi/di-2016-jumlah-start-up-di-indonesia-tertinggi-se-asean/

SEND US YOUR INQUIRIES

Semua kolom dengan tanda * harus diisi.

Anda ingin mendapatkan konten terbaik?
Subscribe ke newsletter kami!